Kaspersky Internet Security 2010 (For use up to 3 Computer)
Kaspersky Internet Security 2010 (For 1 Computer)
Kaspersky Anti Virus 2010 (For use up to 3 Computer)
Kaspersky Anti Virus 2010 (For 1 Computer)
Bit Defender Total Security 2009
Bit Defender Internet Security 2009
Bit Defender AntiVirus 2009
AVG 9 Internet Security
AVG 9 Anti Virus
Adobe Premiere Professional CS4
Adobe Photoshop CS4
Adobe Page Maker 7
Adobe Indesign CS4
Adobe Illustrator CS4
Adobe Freehand 11
Adobe Flash CS4 Professional
Adobe Dreamweaver CS4
Adobe CS4 Web Premium
Adobe CS4 Design Standard
Adobe After Effect CS4
Adobe Acrobat 9 Standard
Adobe Acrobat 9 Professional
Kaspersky Anti Virus 2010 (For use up to 3 Computer)
Kaspersky Internet Security 2010 (For use up to 3 Computer)
'90% Software Bajakan Sudah Terinfeksi Malware'
Jakarta - Penggunaan software bajakan diyakini tak akan memberi perlindungan terhadap komputer pengguna. Bahkan saat baru dibeli, 90% software bajakan sudah terinfeksi malware (program jahat).
Demikian ditegaskan Sutanto Hartono, Presiden Direktur Microsoft Indonesia dalam jumpa pers perdananya yang berlangsung di pusat penjualan elektronik Mangga Dua, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Menurutnya, ancaman ini bakal meningkatkan potensi risiko untuk pencurian data (phishing) ketika konsumen mengakses internet.
"Hal ini tentu berbahaya, kemarin kita ramai pemberitaan pencurian pin ATM," ujar pria yang baru dua bulan menjabat sebagai orang nomor satu Microsoft di Indonesia itu.
Ancaman lainnya, lanjut Sutanto, penggunaan software bajakan mengakibatkan 43% berisiko lebih besar mengalami kegagalan sistem dan 73% berisiko lebih besar kehilangan atau kerusakan data.
"Bahkan 55% di antaranya tidak bisa memulihkan data-data yang rusak," tukasnya mengutip data dari lembaga riset Harrison Group tersebut.
Lukman Susetio, Windows Group Marketing Manager Microsoft Indonesia menambahkan, aksi pencurian password di internet semakin lama semakin merajalela.
Bahkan dalam sebuah studi terungkap bahwa jika dibandingkan pada kuartal satu 2008 dan kuartal dua 2009, pertumbuhan aksi pencurian password dan mata-mata di internet melonjak hampir 500%.
"Negara dengan tingkat pembajakan tinggi cenderung lebih rentan kena serangan malware. Sebab tidak melakukan update terutama untuk security patch," pungkas Lukman. ( ash / faw ) Ardhi Suryadhi - detikinet Selasa, 02/03/2010 14:32 WIB
Jakarta - Penggunaan software bajakan diyakini tak akan memberi perlindungan terhadap komputer pengguna. Bahkan saat baru dibeli, 90% software bajakan sudah terinfeksi malware (program jahat).
Demikian ditegaskan Sutanto Hartono, Presiden Direktur Microsoft Indonesia dalam jumpa pers perdananya yang berlangsung di pusat penjualan elektronik Mangga Dua, Jakarta, Selasa…
Jakarta - Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat pembajakan terbesar di dunia. Dengan presentase hingga 85% pada 2008 lalu, mendapuk Tanah Air menempati posisi ke-12 secara global.
Mau tahu 5 besar software yang paling sering dibajak berdasarkan pengamatan Business Software Alliance (BSA):
Jika ada pertanyaan: sistem operasi mana yang paling banyak terinfeksi malware? Jawabannya sudah pasti Windows. Sebagai OS yang paling banyak digunakan, Windows memang menjadi sasaran empuk malware. Apalagi OS ini dianggap punya banyak celah keamanan yang bisa ditembus. Walau Microsoft secara rutin telah menambal celah-celah tersebut dalam setiap OS keluaran…
Perambah yang satu ini awalnya dirilis Apple hanya untuk peranti Mac. Namun melihat potensi pasar yang ada, akhirnya Apple meluaskan platform Safari hingga bisa dipakai di Windows juga. Sebuah pilihan yang tak salah karena kehadiran Safari kian memberi warna dalam persaingan peramban web multiplatform.…
Kaspersky, salah satu penyedia layanan anti virus dan jaringan internet, hari ini (23/12) mengumumkan bahwa dua produknya, yaitu Kasperksy Anti-Virus 2010 dan Kaspersky Anti-Virus 6.0 untuk Windows Workstation Release 2 telah berhasil menyabet penghargaan bergengsi VB100. Prestasi tersebut berhasil diraih berkat pengujian Kaspersky pada platform Windows 7.